PORTALBUNGO.ID, BUNGO- Salah satu oknum pejabat di Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bungo diduga melakukan pelecehan profesi wartawan, dengan melontarkan kata-kata yang dinilai tak pantas dikeluarkan saat hendak diwawancarai sejumlah awak media di Kabupaten Bungo, Rabu (01/07/2020).

Kejadian bermula saat sejumlah wartawan hendak mengkonfirmasi berita terkait laporan karyawan PT. BDMU ke Disnakertrans Bungo.

Ketika sejumlah wartawan hendak mewawancarai oknum pejabat yang pada saat itu menerima laporan tersebut, dirinya menolak diwawancarai, bahkan melontarkan kata-kata yang dinilai tak pantas.

“Maaf saya tidak bisa ngasih komentar, seharuskan kalian media ini jangan menaikan berita asal-asalan, harus jelas,” ungkap oknum pejabat Disnakertrans itu.

Mendengar kalimat tersebut, salah satu wartawan langsung menepis perkataan itu. Kemudian, tanpa banyak komentar oknum pejabat tersebut langsung pergi meninggalkan para wartawan.

Mubarak, salah satu wartawan yang hendak mewawancarai oknum pejabat itu mengaku terkejut dengan respon yang tak baik. Padahal, ia bersama wartawan lain datang dengan baik-baik.

“Padahal kami datang baik-baik, cara kami mau wawancara baik-baik, tapi oknum tersebut malah bersikap seperti itu. Waktu saya mau minta konfirmasi, malah dia bilang, ‘kalian media ni coba jangan naikan berita asal-asalan’. Itu secara tidak langsung ia melecehkan profesi kami,” ungkap Mubarak.

Menanggapi kejadian ini, Ketua Persatuan Wartawan Bungo (PWB) Azroni sangat menyayangkan atas sikap oknum pejabat Disnakertrans tersebut. Menurutnya, ucapan oknum pejabat terhadap wartawan yang mengarah pada pelecehan profesi wartawan, sangatlah tidak pantas.

“Saya sangat menyayangkan sikap seorang pejabat dinas, seharusnya seorang pejabat publik harus tau caranya bersikap santun, bukan malah melecehkan profesi kita seperti itu,” ungkap Azroni.

Sementara itu, Ketua DPW JOIN Provinsi Jambi, Zakaria, mengecam keras tindakan yang dilakukan oknum pejabat Bungo terkait dugaan pelecehan profesi terhadap sejumlah awak media yang hendak melakukan peliputan.

“Melakukan pelecehan terhadap profesi wartawan tentu sebuah sikap tidak terpuji. Saya juga berharap terhadap wartawan untuk lebih berhati-hati dalam bertugas. Kenapa ada pelecehan, perlu juga ditelusuri,” ujar Zakaria.

Hal senada juga diucapkan Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Bungo, Ilham. Ia mengutuk keras tindakan oknum pejabat dinas yang tidak bijak dalam menghadapi awak media yang datang untuk melakukan konfirmasi terhadapnya.

“Dia kan orang cerdas, tapi menghadapi media seperti tidak punya kode etik. Ketahui dulu maksud kedatangan awak media, jangan langsung marah-marah,” sesalnya.

“Untuk diketahui, pelecehan terhadap profesi wartawan, bisa terancam pidana karena profesi wartawan dilindungi UU Pers,” tandasnya. (Repost)