PORTALBUNGO.ID, BUNGO - Masalah Sertifikat yang dipertanyakan masyarakat ke Lurah Tanjung Gedang tidak menemui titik terang, hal ini berdasarkan fakta dilapangan saat LSM Lira Bungo melakukan pengecekan secara langsung.
Seperti Pengakuan dari Bupati Lira Bungo, Anre
"bahwa masih banyak berita yang membicarakan masalah sertifikat prona itu, sudah lebih 1,5 tahun tidak ada kepastian kapan akan diterima oleh warga Tanjung Gedang, ada beberapa Warga mengunjungi sekretariat Lira memohon bantuan untuk menjembatani masalah sertifikat ini" ujar Anre.
Bahkan Bupati Lira Anre langsung mendatangi kantor lurah Tanjung Gedang mempertanyakan dimana kendala permasalahan sertifikat prona kelurahan Tanjung Gedang sampai hari ini masih belum jelas permasalahannya.
Sempat terjadi adu mulut dengan staff kelurahan karena merasa terganggu dengan kedatangan LSM Lira, menurut salah satu anggota Lira
"seharusnya kelurahan mempunyai arsip nama-nama yang sudah menerima dan belum menerima, namun staff kelurahan terkesan tidak paham, data ada di dalam komputer cuma komputer hilang waktu kantor kemalingan," ujarnya
Ditambahkannya pula "dengan adanya kejadian seperti ini seakan tidak adanya profesionalitas mengurus masyarakat di Tanjung Gedang, data penting kok hanya disimpan dalam komputer, harusnya punya backup atau cadangan seperti harddisk dan flashdisk untuk menyimpan data penting" jelanya.
Pihak LSM meminta Lurah Tanjung Gedang harus kooperatif untuk menyelesaikan permasalahan sertifikat prona ini dengan pihak BPN Bungo, karna pihak kelurahan tidak boleh melemparkan permasalahan ini ke BPN saja.
Saat ditanya kapan akan selesai masalah ini mereka meminta waktu untuk mendata 40 warga kelurahan Tanjung Gedang yang belum mendapatkan sertifikat prona tersebut dan LSM Lira telah diberi kuasa oleh penerima sertifikat prona yang belum diterima warga sebanyak 40 KK.
"kita dari LSM Lira akan terus memantau persoalan sertifikat prona di Tanjung Gedang ini dimana sebnarnya masalah keterlambatan akan kita Crosscek lagi ke BPN" tutup Anre. (Red)


0 Komentar